JAKARTA – PT Sayana Integra Properti pada Sabtu (27/3/2021) melakukan topping off tower pertama apartemen bagian dari proyek superblok transit oriented development (TOD) Sakura Garden City di Cipayung, Jakarta Timur. Sakura Garden City merupakan superblok yang kelak terdiri atas apartemen, lifestyle mall seluas 30.000 m2 dan kondominium, luxury suites, serta perkantoran dan hotel bintang empat. Dalam proses pengembangan proyek mixed-use yang dilakukan secara bertahap, Sakura Garden City nantinya mengintegrasikan 12 tower residensial dengan total 5.000 unit apartemen dan 80 unit ruko retail promenade serta dua tower komersial untuk perkantoran dan hotel.

Apartemen di proyek yang digarap kontraktor Total Bangun Persada ini terdiri dari empat tower. Tower pertama adalah Cattleya yang dilakukan topping off pada Sabtu ini dan terdiri atas 28 lantai dan 690 unit, sedangkan tiga lainnya yang dalam proses pembangunan adalah tower Dahlia, Alamanda, dan Bougenville.

Sakura Garden City pun dekat jalan tol Jagorawi dan Jakarta Outer Ring Road (JORR) sehingga aksesnya ke berbagai wilayah lain begitu mudah, bahkan ke kawasan pusat bisnis (central business district/CBD) Jakarta Sudirman-Thamrin hanya sekitar 20 menit.

Begitu pula ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta mudah dicapai lewat tol JORR dan proyek ini juga berdekatan dengan Bandara Halim Perdanakusuma. Fredy menyebutkan keuntungan lainnya adalah harganya yang saat ini berada di level Rp19 juta per m2, berselisih sekitar Rp10 juta per m2 dengan rata-rata harga jual unit apartemen di Jakarta. Dengan demikian, potensi kenaikan harganya sangat besar.

Selain itu, jika pembelian dimaksudkan untuk investasi dan tidak dihuni, potensi pasar sewa di sekitarnya sangat besar, mengingat lokasinya hanya 40 menit dari kawasan industri sehingga banyak ekspatriat yang memerlukan hunian apartemen. Potensi pasar sewa yang sangat besar datang dari perkantoran di sepanjang Jalan TB Simatupang. Di sepanjang koridor CBD TB Simatupang terdapat sedikitnya 49 menara perkantoran dengan jumlah karyawan sekitar 203.000 yang tentu merupakan pasar sewa yang sangat potensial. Potensi pasar sewa juga datang dari keluarga Korea, karena sangat dekat dengan Sakura Garden City terdapat sekolah Korea yang tentu mereka memerlukan hunian yang nyaman.

Dia menjelaskan bahwa pemilik unit apartemen Sakura Garden City tak akan kesulitan mencari penyewa, karena hunian jangkung itu TOD tersebut dikelola Daiwa LifeNext, perusahaan property management dari Daiwa House Group, sehingga pemilik tinggal menerima hasilnya. Menurut Fredy, potensi pasar sewa apartemen di wilayah itu minimal 7 persen dan bisa mencapai 12 persen dan itu berarti dua hingga tiga kali lipat dibandingkan dengan return on investment (RoI) sewa rumah. Mengenai kontraktor utama proyek tersebut Total Bangun Persada, Chief Operating Officer Daiwa House Industry Shu Kanazawa mengungkapkan reputasi dan kredibilitas Total dalam mengerjakan konstruksi gedung pencakar langit tidak diragukan.

Chief Marketing Officer Edward Sinanta menambahkan Tower Cattleya memiliki fasilitas yang lengkap antara lain gym, infinity pool, multifunction room, lobby dan basement parking dengan ratio parkir 1:2. Selain itu, terdapat fasilitas pendukung berupa jogging dan cycling track sepanjang 2,5 kilometer yang mengelilingi kawasan Sakura Garden City. Untuk menambah keamanan dan kenyamanan penghuni, Tower Cattleya dilengkapi lift berkualitas tinggi dari Mitsubishi serta kaca Asahi. Kemudian, seluruh unit apartemen telah terpasang AC Daikin. “Kami juga merencanakan pembangunan tunnel sebagai akses langsung ke lifestyle mall dan rencana jembatan penyeberangan orang langsung ke Stasiun LRT,” papar Edward.

Pada momen topping-off, lanjutnya, selama Maret 2021 ini banyak marketing gimmick serta penawaran khusus yang cukup menarik bagi masyarakat pencari hunian vertikal di Sakura Garden City antara lain voucer furnitur dan cashback senilai Rp130 juta. “Kami juga menyediakan hadiah yang langsung bisa dibawa pulang oleh konsumen seperti kulkas, mesin cuci, TV42, air purifier dan sepeda lipat,” tambahnya. Menurut Edward, Sakura Garden City menjadi solusi bagi kebutuhan hunian dengan harga terjangkau, namun ketersediaan fasilitas penunjang hidup lengkap dan modern. Adapun unit-unit apartemen Sakura Garden City dibanderol dengan harga mulai dari Rp600 jutaan.

Untuk memudahkan transaksi kepemilikan apartemen di Sakura Garden City, tersedia beberapa pilihan skema pembayaran, mulai dari cash keras, cash bertahap, hingga kredit pemilikan apartemen (KPA) dengan uang muka rendah dan cicilan ringan. Sakura Garden City menggandeng sejumlah bank terkemuka seperti BTN, BNI, Mandiri, CIMB Niaga dan Danamon menawarkan KPA dengan cicilan Rp6 jutaan per bulan. “Skema kepemilikan unit apartemen ini bisa dijangkau semua kalangan,” kata Edward.

Source by : Bisnis.com